Untuk menghindari masalah yang mungkin timbul, berikut hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pengiriman barang ke Jepang.
Barang-barang yang Dilarang
- Buah dan sayuran segar.
- Produk makanan yang mengandung bahan tambahan yang tidak disetujui oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.
- Produk daging, termasuk makanan olahan yang mengandung daging.
- Resep obat-obatan pribadi yang melebihi persedian 1 bulan.
- Obat-obatan yang mengandung pseudoefedrin, seperti beberapa obat flu, dan stimulan seperti efedrin atau obat berbasis amfetamin.
- Barang-barang berbahaya (Dangerous Goods) seperti bahan peledak, bahan radioaktif, bahan yang mudah terbakar, bahan beracun atau menular, bahan korosif, dan gas bertekanan. Termasuk juga baterai, kembang api, dan beberapa jenis korek api.
- Narkotika, zat psikoaktif, dan prekursor untuk produksinya. Termasuk ganja, opium, stimulan, dan zat psikotropika.
- Barang-barang yang termasuk dalam kategori pornografi dan konten eksplisit secara seksual. Baik dalam format DVD, majalah, ataupun materi cetak lainnya.
- Produk branded palsu, salinan materi berhak cipta yang tidak sah, dan pelanggaran kekayaan intelektual lainnya.
- Koin, uang kertas, atau surat berharga palsu, diubah, atau tiruan dari Jepang atau negara asing mana pun.
- Spesies tanaman tertentu, baik berupa benih ataupun stek.
Barang-barang yang DIPERBOLEHKAN DENGAN SYARAT
- Produk makanan yang tidak mengandung bahan tambahan yang dilarang oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang, yang ada perinciannya dan sudah terdaftar di BPOM.
- Resep obat-obatan pribadi maksimal untuk persedian 1 bulan.
- Sertifikat Import Obat (Yakkan Shoumei) diperlukan untuk kiriman obat dalam jumlah besar.
- Tanaman diluar spesies tertentu yang dilarang, baik berupa benih atau stek, harus menjalani pemeriksaan karantina.
- Hewan hidup, termasuk hewan peliharaan, memerlukan masa karantina dan berbagai sertifikasi.
KESIMPULAN
Sebelum melakukan pengiriman, sebaiknya dikomunikasikan dulu dengan pihak penerima di Jepang.
Apakah barang-barang yang akan dikirim bisa mendapatkan custom clearance saat diterima di Jepang.